18 September 2010

Mirza: Mahasiswa Fapet Entrepreneur dengan 250 Orang Tenaga Kerja

Awalnya hanya belajar membuat es krim memanfaatkan susu sapi di Fakultas Peternakan UGM, tetapi keterusan menjadi usaha sampingan. Sambil kuliah memproduksi es krim dengan label 'Yogya Ice Cream'. "Sekaligus saya ingin membuktikan, kuliah sambil bisnis bisa jalan sama-sama dan November 2010 nanti Insya Allah wisuda," ujar Mirza Akbar (22 tahun).

Dalam bincang-bincang di ruang Fotakgama UGM Bulaksumur baru-baru ini, didampingi partnernya Arum Dewi Sari, mahasiswa Ilmu dan Industri Peternakan Fakultas Peternakan UGM ini mengatakan, produknya cukup unik dan istimewa. Beda dengan es krim yang sudah ada di pasaran, baik soal rasa maupun kemasannya.

Dari belajar membuat es krim di Fakultas Peternakan, Mirza terus mengkaji berbagai rasa. Uji lidah tersebut dilakukan dan akhirnya mendapatkan es krim yang benar-benar unik dan istimewa. Ia pilih nama Yogya karena produk ini diawali dari Yogya dan kemana saja es krim dipasarkan tetap dari Yogya. Kerja kerasnya pun membuahkan hasil.

Pada awalnya, Mirza mengaku harus mengumpulkan modal bersama partner untuk membeli mesin produksi Rp. 29 juta. Sedang modal bahan baku tak sampai Rp. 1 juta. Tahun 2008 usahanya mendapat pengakuan dan kepercayaan dari Balai Pengembangan Pendidikan dan Olahraga Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi DIY.

"Waktu itu mendapat penghargaan sebagai pemenang I Wirausaha Pangan Inovasi Bisnis dan saat ini terpilih sebagai finalis Business Start-up Award dari Shell Indonesia dan mendapat award dengan hadiah uang Rp. 20 juta, sertifikat dan kesempatan mengikuti coaching 2 tahun 4 kali pertemuan dengan tempat berpindah-pindah.

Bahan untuk memproduksi es krim dengan rasa chocolato, vanila, strawberi, durian, mocca dan sebagainya berasal dari susu sapi segar 90%, sisanya gula murni, pelembut dan rasa. Omzetnya mencapai Rp. 80 juta/bulan dengan untung bersih Rp. 15 juta. Saat ini ia bermitra dengan 34 swalayan, restoran, warung, sekolahan dan mampu menampung sekitar 250 tenaga kerja.

Sumber Berita: Rubrik Ekbis Harian "Kedaulatan Rakyat" Rabu Legi 15 Sept 2010 (6 Sawal 1943) hal. 14


Silakan copy-paste dengan tetap mencantumkan link sumber


No comments:

Post a Comment


[pulangkandang.com]-> [close]