Kisah Pelarian Yvonne, Sapi Bernilai 10.000 Euro


Kisah mirip dengan perburuan terhadap Nazaruddin, tersangka kasus korupsi Indonesia yang buron sejak Mei lalu, ternyata juga terjadi di Jerman. Yvonne berstatus buron di negeri Kanselir Angela Merkel itu sejak akhir Mei lalu. Bahkan, surat kabar terkemuka Bild pada Senin lalu (16/8) menawarkan EUR 10 ribu atau USD 14 ribu (sekitar Rp120 juta) bagi siapa saja yang berhasil menangkap Yvonne.

Bedanya, Yvonne yang menjadi buron di Jerman itu bukan tersangka korupsi, seperti Nazaruddin. Ia adalah seekor sapi di Bavaria yang lepas dari sebuah peternakan dan telah dicari selama berbulan-bulan. Si sapi diduga telah lari ke hutan di sekitar Zangberg, Bavaria, selatan Jerman, akhir Mei lalu dan lantas menjadi target pengejaran para pemburu.

Bild menjanjikan imbalan setelah pemerintah lokal menyebut bahwa pemburu boleh menembak Yvonne begitu melihatnya. Alasannya, hewan herbivora itu mengancam lalu lintas. Sebelumnya, Yvonne pernah keluar dari hutan dan melesat di depan mobil polisi. Begitu berita soal imbalan itu muncul di halaman depan Bild, para pemburu dan warga setempat ramai-ramai mengejar ke hutan.

Tempat perlindungan hewan di Austria pun menawarkan untuk membeli sapi tersebut jika tertangkap hidup-hidup. Dieter Ehrengruber, kepala Aiderbichl Sanctuary dekat Salzburg, malah menggunakan helikopter pada Senin lalu untuk melacak keberadaan Yvonne. Bild melaporkan, warga lokal juga mengerahkan Waltraut, saudara Yvonne; dan seekor sapi pejantan bernama Ernst guna memancingnya keluar dari hutan. Friesi, anak Yvonne, juga akan dilibatkan.

Tapi, warga setempat bernama Toni Denk menilai hanya anjing yang bisa melaksanakan tugas melacak dan memburu Yvonne. "Tanpa keterlibatan anjing, ia tak akan keluar. Sapi berbeda dengan kelinci. Mereka tetap diam dan sembunyi jika pemburu datang," kata dia kepada Bild. Koran itu pun selama empat hari berturut-turut memberitakan perburuan si sapi tanpa henti.(AFP/dwi/jpnn)

sumber: http://www.kaltengpos.web.id
foto: http://www.centroone.com

Post a Comment

No comments