20 September 2012

21 Persen Peternak Ayam Berhenti Akibat Kemarau

Krisis air bersih akibat kemarau panjang ternyata juga berdampak terhadap usaha peternakan ayam rakyat atau tradisional. Hingga saat ini sekitar 1.500 atau 21,4 persen dari 7.000 pengusaha ternak ayam rakyat di wilayah tatar Galuh Ciamis terpaksa menghentikan usahanya.

"Tidak hanya sawah yang puso, kemarau juga berdampak besar terhadap usaha peternakan, khususnya peternakan ayam rakyat. Sampai saat ini saja di Ciamis ada sekitar 1.500 yang sudah tutup karena tidak memiliki sumber air bersih," ungkap Ketua DPD Persatuan Peternak Unggas Indonesia (PPUI) Jawa Barat Heri Dermawan, Rabu (19/9/12).

Dia menjelaskan ketersediaan pasokan air bersih untuk usaha peternakan ayam merupakan hal yang sangat penting, sebab kebutuhan tersebut tidak bisa digantikan oleh produk lain. Hal itu berbeda dengan ransum atau pakan ayam yang masih bisa diganti dengan jenis makanan lain untuk memertahankan agar binatang ternaknya tetap hidup.

"Tidak hanya ayam, manusia saja jika kekurangan air pasti mati. Keberadaan air tidak bisa diganti dengan cairan lain. Lain halnya jika kurang pakan masih bisa diganti dengan ransum lain, tetapi air tidak bisa digantikan oleh cairan lain, termasuk air sungai sekali pun," katanya.

Heri mengatakan berkurangnya usaha peternakan ayam rakyat itu mulai berlangsung ketika sejumlah sumber air yang ada di sekitar kawasan peternakan tersebut tidak lagi memiliki sumber air bersih. Minimnya air, menjadikan pengusaha memilih tidak memasukan DOC (day old chicken) ke dalam kandang. Setelah pasokan air tersedia, ia menabahkan pengusaha kembali bergairah untuk kembali meneruskan usahanya.

"Dampak krisis air bersih sekarang ini, baru dirasakan sekitar satu hingga dua bulan ke depan. Kami perkirakan karena produksi berkurang maka harga ayam masih tetap bertahan tinggi, seperti halnya saat ini juga akibat peternak tidak memasukkan DOC pada H-7 - H+7 lebaran," jelas Heri yang juga Ketua Persatuan Peternak Ayam Nasional (PPAN) Priangan Timur.

sumber: PR Online



Silakan copy-paste dengan tetap mencantumkan link sumber


No comments:

Post a Comment


[pulangkandang.com]-> [close]