23 September 2012

Kisah Penderitaan Para Korban Mabim Fapet

Mabim sering disebut-sebut alumni sebagai kenangan tak terlupakan sebagai mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad. Beberapa facebooker yang bergabung di fanpage ALUMNI FAPET UNPAD bahkan masih terkenang-kenang dengan sosok tatib yang dulu 'digandrungi' mereka.


Kenyataannya, kisah-kisah penderitaan korban Mabim Fapet memang terselip di dunia maya. Simak saja penuturan seorang netizen bernama Shopaholic yang tersimpan di laman female daily, ketika ikut mengomentari topik tentang 'ospek, mabim plonco'.

Berikut penuturannya tentang mabim:

"ahhhh paling gak suka sama kegiatan ini. dulu waktu masuk ipb fakultas peternakan pas ospek ada bagian yang kita disuruh masukin tangan ke dalam kubangan kotoran sapi dan megang kotoran kambing... sedih n kejam banget lah bayanginnya. tapi berhubung pas masuk kuliah baru sembuh dari typus jadi muka aku masih sedikit pucet dan badanku kurusss. pas tau mau dibawa ke kandang langsung aku pura2 sakit... dan berhasil"

"aku dibawa ke uks-nya sementara temen2 lain pada belepotan kotoran sapi... hehehe"

Shopaholic rupanya berasal dari Fapet IPB. Tetapi di bawah komentarnya muncul seorang member bernama puteriratnasari yang ikut nimbrung di pembicaraan. Komentarnya:

"ospek kan untuk pengenalan kampus dan ngebuat kita "tahan banting" / dulu gw ospek melelahkan / jam 5 pagi berangkat, jam 6 teng musti udah ada di kampus, dan pulang jam 6 malam. / jarak dr rumah gw ke kampus 1 jam. hufhhhh / capek sangat. / tugas2nya hmm apa ya suruh bawa air 3 botol masing2 1,5 liter gitu. air putih, air teh, dan air jeruk. / didalem tas dan itu berattttt banget. / dll dll deh pokoknya /penutupan diakhiri dengan masing2 mahasiswa wajib memegang tai sapi. hahaha"

Shopaholic rupanya tertarik dengan komentar puteriratnasari dan 'menyapanya':

"puteriratnasari fakultas peternakan juga kah dirimu? ospeknya sama2 berurusan dengan kotoran sapi dan teman2nya... haha. tapi masih baik seniormu tu kotoran gak disuruh dipakein ke muka kaya orang maskeran n dillulur ke tangan n kaki. gara2 disuruh ini temenku banyak yang kena iritasi kulit"

Puteriratnasari menjawab:

"yap gw fapet UNPAD" / "aihhh di ke mukain itu gimana kalo nyerap ke pori2 ya tai sapinya. hahahaa / hooh disuruh pegang tai sapi. kata senior gw tai sapi adalah uang, jangan takut kotor ngeluh dan centil2. karena tai sapi ini bisa jadi uang blah blah" / "hihihihi"

Shopaholic membalas lagi:

"hahaha makanya, abis ospek itu beberapa temenku mukanya hancur jadi jerawatan... alesannya juga sama, tai sapi itu adalah harta karunnya fapet"

Puteriratnasari -terselingi beberapa komentar lain- kembali menjawab:

"hahahaha, parah kalo ampe jerawatan. / kalo gw si dicuci berkali-kali masih tajem baunya / akhirnya potong kuku trus cuci tangan berkali-kali baru baunya ilang. beuhhhh / kalo diinget tuh eek sapi benyek-benyek anget. bueeekkkkk
hahahaha LOL / sebenernya gw engga takut bau ato apa, justru yg gw takutkan cacing didalem eek sapi. hiyyyyyyy nnononono takut nemu cacing. / kalo bau or apa si masi bs ditolerir,. / hahaha yg jelas sehabis megang2 itu, gw si ogah lgsg makan pake tangan, napa temen2 gw bisa lahap makan yah walo uda cuci tangan."

Pembicaraan selengkapnya silakan dicek di lokasi pembicaraan.

Nah, bagaimana dengan pengalaman mabim alumni fapet yang lain? Silakan berkomentar.

Catatan: Beberapa hal yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit menurut Women Lesson adalah: Sabun mandi, Obat pembersih rumah tangga, Deterjen & pelembut pakaian, Bahan pakaian, Udara panas/dingin serta polusi udara, Bahan lateks, Minyak wangi, Tanaman serbuk, Bahan nikel, Bahan pemicu alergi.


Silakan copy-paste dengan tetap mencantumkan link sumber


No comments:

Post a Comment


[pulangkandang.com]-> [close]