Kisah Peternak Berkecerdasan Rendah

Seorang peternak tua bernama John mengelola peternakan kecil di Montana. Ia dikabarkan tidak membayar para pekerjanya dengan layak dan membuat dinas tenaga kerja setempat mengirimkan petugas untuk melakukan wawancara dan mendapatkan konfirmasi kebenaran issue tersebut.

"Pak John, saya membutuhkan daftar karyawan Anda dan berapa upah yang dibayarkan untuk mereka," kata sang petugas pada pemilik petenakan sebelum mewawancarai para pegawainya.

"Baiklah," jawab John tua.

"Ayam Cerdas" sumber: www.guy-sports.com
Peternak tua tersebut kemudian menjelaskan, "Ada tenaga kerja yang sudah bersamaku selama tiga tahun, dia kubayar enam ratus dolar per minggu ditambah kamar dan makan. Juru masakku sudah ikut kerja disini selama 18 bulan dan aku bayar dia lima ratus dolar per minggu ditambah kamar dan makan gratis."

"Lalu ada karyawan satu lagi yang juga bekerja disini, tapi dia IQ-nya rendah, kecerdasan dibawah normal..," lanjut John sambil agak tercenung, "Dia kerja 18 jam sehari, mengerjakan 90% dari semua pekerjaan disini. Gajinya cuma sepuluh dolar per minggu, punya kamar juga tapi harus bayar sendiri. Aku belikan dia minuman bourbon setiap malam Minggu."

"Nah, itu dia orang yang ingin saya wawancarai, Pak," sang petugas dinas tenaga kerja sumringah. Pikirnya, ternyata isue yang sampai memang bukan cuma isapan jempol belaka.

"Itu saya...," jawab John tua.


adaptasi dari : www.guy-sports.com

Post a Comment

No comments