Dr. Asep Anang, Alumni Fapet Unpad Dibalik Bangkitnya Perusahaan Pembibitan Udang Terbesar Dunia

Nama Shrimp Improvement System (SIS) dikenal sebagai produsen bibit udang terkemuka yang berpusat di Florida dan Hawaii, Amerika Serikat. Meski berada di negeri Paman Sam, SIS sebenarnya merupakan anak perusahaan Charoen Phokphand yang berasal dari Thailand. Tahun 2007 merupakan titik awal ekspansi bisnis CP dalam lini pembibitan.

Mungkin masih banyak yang tidak mengetahui, bahwa seorang alumnus Fakultas Peternakan Unpad terlibat langsung dalam sejarah kebangkitan SIS menjadi perusahaan pembibitan udang terbesar di dunia. Adalah Dr. Agr. Asep Anang Ir. M.Phe, yang menjadi ikut menjadi tokoh kunci penentu pengembangan perusahaan tersebut. Dalam sebuah perbincangan dengan pulangkandang.com, lektor kepala di Fakultas Peternakan Unpad tersebut menjelaskan keterlibatannya di SIS.

“Saya waktu itu masih jadi konsultan resmi, atas ijin Rektor dan Dekan, di Charoen Pokphand. Bisnis Unit Perikanan merasa bahwa pembibitan memegang peranan penting untuk integrasi dan berusaha untuk membeli pusat pembibitan yang ada di Amerika Serikat,” kenangnya.

Dr. Agr. Asep Anang, Ir. M.Phe. (foto: dok. pribadi)
Pria yang masih tercatat sebagai geneticist di SIS ini, merupakan jebolan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Angkatan 1983 dan memperoleh gelar doktornya dalam studi pureline (galur murni) Lohmann di Marthin Luther Universitat Jerman. Hingga kini ia masih memegang peranan penting sebagai Vice President di Divisi Genetik Charoen Phokphand Group.

“Waktu pertama dibeli, pembibitan itu (SIS) sedang merugi. Karena waktu itu tidak ada orang genetic, saya masuk menangani. Alhamdulillah sekarang sudah menjadi pembibitan udang terbesar di dunia. Pembibitan ke-2 terbesar, namanya ‘High Heath Aquaculture’, berada di Hawaii, dibeli tahun 2012 kemarin. Pasar bibitnya 60% ke China, menyebar ke negara-negara lain spt Amerika Latin, Vietnam, India, dan lain-lain.”

Terkait semua pencapaiannya hingga kini, ayah dua anak (putra dan putri) tersebut membagi kiat sukses yang selalu dipegangnya. “Sungguh-sungguh menjalani pekerjaan dimanapun berada. Cari celah-celah atau keahlian yang tidak dimiliki orang banyak,” tegasnya.

Post a Comment

No comments