Selamat Jalan, Kang Dikdik....

Kabar duka datang dari Angkatan 1992 (Ox) alumni Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Salah satu anggotanya, Kang Dikdik Ahmad Setiadi, telah berpulang ke rahmatullah, setelah dirawat akibat koma di RS. Santo Yusuf Bandung. Almarhum dikebumikan pada tanggal 17 Mei 2014, diberangkatkan dari rumah duka di Sindanglaya, Bandung.

Kepergian Kang Dikdik, begitu almarhum biasa dipanggil, merupakan kehilangan yang amat besar bagi angkatan 1992, demikian pula dirasakan oleh teman-teman sekampus yang pernah mengenalnya. Sosok almarhum dikenal sebagai seorang yang sangat baik dan menyenangkan.

“Kang Dikdik adalah teman yang tanpa cela,” kenang Johan Arifin, salah seorang sahabatnya. "Orangnya baik dan sangat santun," sahut Ceu Ika. “Saya tidak menyangka, kunjungan keluarga kami ke rumahnya, merupakan kunjungan terakhir,” ungkap Tedi Hadiat, teman seangkatan yang juga kawan bermain bola, semasa kuliah dulu. Pernyataan senada banyak diungkapkan oleh teman-teman seangkatannya.

Di bawah naungan langit mendung, dan bahkan rintik hujan yang mewarnai pemakaman almarhum, kehadiran banyak pelayat seolah menunjukkan kebaikan dan keluwesan Kang Dikdik semasa hidupnya. Tak hanya dihadiri pihak keluarga, tetangga dan teman-temannya, dari kalangan alumni Fapet Unpad pun hadir tak hanya dari teman seangkatan saja. Ungkapan duka dari berbagai akun juga bermunculan di laman jejaring sosial.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu’anhu wa akrim nuzulahu wawassi mudkholahu waghsilhu bil maa’I wats-tsalji wal barodi wa naqqihi minal khothooyaa kamaa naqqaitats tsaubal abyadha minad danasi wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa zaujan khoiron min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabil qobri au min ‘adzaabin naar.

(Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka.) **(thk/yzk/foto: Adang Kurnia Nugraha)

Post a Comment

No comments