21 January 2017

Ini Dia Kapal Pengangkut Ternak Terbesar di Dunia!

Penggunaan kapal pengangkut ternak untuk memindahkan komoditas peternakan dari satu pulau ke pulau lain di Indonesia sempat mengemuka beberapa waktu lalu. Ide pengiriman sapi dari wilayah timur Indonesia ke Pulau Jawa menggunakan kapal pengangkut ternak diwujudkan dengan peresmian kapal baru sebagai bagian dari ‘tol laut’ yang ditujukan untuk memperlancar dan mengefisienkan transportasi komoditi antar daerah.

Satu di antara sarana baru yang diresmikan Presiden, sebagaimana diberitakan Liputan6, bernama KM Camara Nusantara 1, merupakan kapal pengangkut ternak pertama buatan Indonesia. Kapal ini berkapasitas 500 ekor ternak dan berstandar internasional. Kapal pengangkut ternak yang juga baru pertama kali dioperasikan di Indonesia ini melayani rute Kupang-Bima-Tanjung Perak-Tanjung Emas-Bima-Kupang.

Bagaimana dengan penggunaan kapal pengangkut ternak di perdagangan ternak internasional? Sejak lama beberapa negara eksportir utama dunia, seperti Australia dan New Zealand, menggunakan moda transportasi tersebut untuk mengirim ternak ke negara-negara tujuan, di antaranya Amerika Serikat, Kanada, atau lain-lainya.

Penggunaan sarana transportasi laut sempat menjadi perhatian ketika terjadi insiden matinya 900 ternak sapi di perairann bebas, pada saat dalam perjalanan dari Australia ke Arab Saudi. Kondisi dan kelayakan fasilitas pada kapal pengangkut ternak dipertanyakan dan sempat menjadi kontroversi.

Siba Ship adalah operator angkutan laut yang berkedudukan di Italia dan memiliki spesialisasi dalam pengiriman ternak. Tahun 2002, mereka meluncurkan MV Becrux yang dilansir oleh Marinesight.com sebagai kapal pengangkut ternak terbesar di dunia. Sumber lain menyebut biaya pembuatannya mencapai 100 juta dolar Amerika.

Kapal yang terdaftar berbendera Panama ini dibuat di galangan Uljanik, Kroasia, berukuran panjang 176,5 meter, lebar 31,1 m serta berbobot mati 13.400 ton. Becrux, bobot kotornya mencapai hingga 29.770 ton, mampu melaju dengan kecepatan 24 knot.

Kapal Pengangkut Ternak 'Ocean Drover' alias 'Becrux' bersandar di Pelabuhan Timaru. (pic credit © stuff.co.nz)

Kapal raksasa pengangkut ternak ini dilengkapi dengan 779 unit kandang untuk kambing atau domba, dan 1416 unit kandang sapi. Luasnya mencapai 24.000 meter persegi, dan mampu menampung 20.000 sapi atau 60.000 kambing/domba.

Semua fasilitas tersebut sudah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang membutuhkan jasa pengangkutan ternak lewat laut. Kapal pengangkut ternak, berbeda dengan kapal kargo biasa, memiliki kru yang lebih banyak karena spesifikasinya. Rute pelayaran Becrux kadang melewati perairan yang rawan pembajakan, mengingat muatannya yang sangat berharga.

Kini, MV Becrux sudah berganti nama menjadi MV Ocean Drover. Dikutip dari laman Wellard, kapal tersebut diawaki 45 orang, memiliki 9 dek, mampu menampung 2,74 juta liter air dengan kemampuan produksi 600 ton air per harinya. Pakan yang mampu dimuatnya sebanyak 1500 ton.

Meski Siba Ship diberitakan berencana menggelontorkan kembali investasi senilai 250 juta dolar untuk meluncurkan dua unit kapal lagi yang berdaya muat 18.000 ekor sapi atau 75.000 ekor domba atau kambing, tampaknya gelar "Kapal Pengangkut Ternak Terbesar di Dunia" masih melekat pada Becrux alias Ocean Drover.


Silakan copy-paste dengan tetap mencantumkan link sumber


No comments:

Post a Comment


[pulangkandang.com]-> [close]